UJI AKTIVITAS AFRODISIAK EKSTRAK ETANOL BIJI PINANG (Areca catechu L.) PADA MENCIT JANTAN HIPERGLIKEMIA

Penulis

  • Imelia Dewiati Agustin Program Studi Diploma III Farmasi, Universitas Islam Madura, Indonesia
  • Taufikur Rahman Program Studi Diploma III Farmasi, Universitas Islam Madura, Indonesia
  • Lisa Narulita Program Studi Diploma III Farmasi, Universitas Islam Madura, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36916/jop(journalofpharmaciest).v1i2.584

Kata Kunci:

Datura metel L, Zingiber officinale Rosc, Balsam, Stabilitas, Analgesik

Abstrak

Disfungsi seksual merupakan salah satu masalah yang dapat berkaitan dengan kondisi hiperglikemia. Biji pinang (Areca catechu L.) secara empiris telah dimanfaatkan untuk meningkatkan vitalitas dan libido. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas afrodisiak ekstrak etanol biji pinang terhadap mencit jantan hiperglikemik berdasarkan parameter Introduction, Climbing, dan Coitus (ICC). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan rancangan post-test only control group design. Sebanyak 15 ekor mencit jantan dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kontrol negatif Na-CMC 1%, kontrol positif sildenafil 5 mg/kgBB, serta kelompok ekstrak etanol biji pinang dengan dosis 50, 75, dan 100 mg/kgBB. Hiperglikemia diinduksi menggunakan aloksan dengan dosis 150 mg/kgBB secara intraperitoneal. Aktivitas afrodisiak diamati berdasarkan parameter ICC dan dihitung menggunakan indeks ICC. Hasil penelitian menunjukkan kadar air simplisia sebesar 5% dan rendemen ekstrak sebesar 10,1%. Kelompok ekstrak dosis 100 mg/kgBB menunjukkan nilai Introduction sebesar 16,00 ± 1,73 kali, Climbing sebesar 7,67 ± 0,58 kali, Coitus sebesar 8,33 ± 0,58 kali, dan Mounting Latency sebesar 154,7 ± 18,8 detik dengan indeks ICC sebesar 0,1034. Nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan kontrol negatif sebesar 0,0024, tetapi lebih rendah dibandingkan kontrol positif sildenafil sebesar 0,1815. Berdasarkan hasil deskriptif, ekstrak etanol biji pinang dosis 100 mg/kgBB menunjukkan kecenderungan aktivitas afrodisiak paling tinggi di antara kelompok ekstrak. Hasil penelitian ini bersifat pendahuluan dan memerlukan penelitian lebih lanjut dengan jumlah hewan uji yang lebih besar serta analisis statistik.

Kata kunci : Datura metel L, Zingiber officinale Rosc, balsam, stabilitas, analgesik

Referensi

Ahmad, F., & Pratama, M. R. (2025). Evaluasi Batas Keamanan Terapeutik Alkaloid Arekolin Semisintetik dan Ekstrak Areca catechu L. pada Sistem Saraf Otonom Rodentia. Jurnal Toksikologi Farmasi Indonesia, 14(3), 110-118.

Alfiraza, E. N., Listina, O., & Gautama, T. S. (2022). Efektivitas afrodisiaka kombinasi ekstrak buah pare (Momordica charantina L.) dan bawang putih (Allium sativum L.) pada mencit putih (Mus musculus) jantan. Jurnal Farmasimed (JFM), 5(1), 31–38

Fauzi, F., Mustofa, F. I., & Widodo, H. (2022). Studi etnomedisin pinang (Areca catechu L.) sebagai ramuan afrodisiaka oleh pengobat tradisional Indonesia. Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 33(1), 11–21

Febriani, R. N., Lestari, S. W., Suroto, H., Santoso, J., & Utomo, B. (2020). An update in improving erectile dysfunction therapy in Indonesia by using Li-ESWT and tadalafil combination — vascular endothelial growth factor and peak systolic velocity comparison: A randomized clinical trial. Journal of Men's Health, 18(5), 118

Handayani, S., Kusuma, W., & Utama, I. (2023). Destruksi Sel Beta Pankreas Akibat Agen Diabetogenik dan Dampaknya Terhadap Resistan Insulin Perifer. Majalah Kedokteran dan Farmasi Indonesia, 11(2), 78-85.

Isvari, G. A. M. P., Hadibrata, E., Yunianto, A. E., & Susianti. (2024). Pengaruh pemberian ekstrak lada hitam (Piper nigrum L) terhadap libido (perilaku seksual) model tikus putih jantan (Rattus norvegicus) Diabetes Melitus. Medula, 14(9), 1707-1714.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor HK.01.07/MENKES/187/2012 tentang formularium ramuan obat tradisional Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Maulana R, Nur Wahyuniati. (2025). Gangguan Fngsi Seksual Pria Seksual Pria Dengan Penyakit Diabetes Melitus. Jurnal Kedokteran Nanggoe Medika. Vol (8) (1).

Prasetyo, A., Handayani, S., & Wijaya, K. (2022). Patofisiologi Disfungsi Ereksi pada Model Hewan Coba Diabetes Melitus: Peran Stres Oksidatif dan Jalur Nitric Oxide. Jurnal Biomedika dan Farmasi Indonesia, 5(2), 88-95

Pratiwi, A., & Utami, S. (2020). Pengetahuan remaja tentang kesehatan organ reproduksi di daerah pedesaan. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 11(2), 210-218.

Rahman, S., Armayati, L., & Pradnyani, P. E. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian disfungsi seksual pada pasien diabetes melitus tipe 2. Jurnal Ilmiah Keperawatan Altruistik, 3(2), 1-10.

Rahman, N. (2020). Uji efek afrodisiak ekstrak etanol biji binang (Sterculia foetida L.) terhadap tikus putih jantan (Rattus norvegicus). Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ), 3(2), 65-72.

Saroya. N. T, Wahyu. Y. S, Emelda, Rizal. F. (2025). Pengaruh Variasi Jenis Pelarut Terhadap Kadar Flavonoid dan Fenolik Total Ekstraks Etanol Umbi Lobak Putih ( Raphanus sativus L. ). Jurnal Ilmu Kefarmasian , Vol(6) (2).

Wahyuni, S., & Utama, I. G. (2022). Implementasi Prinsip 3R (Reduction, Refinement, Replacement) pada Penelitian Menggunakan Rodentia di Indonesia. Jurnal Etika Biomedis dan Hewan, 6(1), 34-41.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-31

Citation Check