Analisis Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengisian Rekam Medis Elektronik di Puskesmas Ciptomulyo

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengisian Rekam Medis Elektronik

Authors

  • Veronica Ayuningtyas STIKes Panti Waluya Malang, Indonesia
  • Wisoedhanie Widi Anugrahanti Program Studi D-IV Manajemen Informasi Kesehatan, STIKes Panti Waluya Malang, Indonesia
  • Moh. Maulana Program Studi D-IV Manajemen Informasi Kesehatan, STIKes Panti Waluya Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36916/j-mika.v1i1.413

Keywords:

rekam medis elektronik, model 5M, pengisian catatan medis, faktor material, kelengkapan

Abstract

Pendahuluan: Kelengkapan pengisian rekam medis merupakan indikator penting dalam menjamin mutu pelayanan kesehatan. Puskesmas Ciptomulyo telah menerapkan Rekam Medis Elektronik (E-Pus), namun masih terdapat ketidaklengkapan pada aspek identifikasi, autentikasi, laporan penting, dan pencatatan yang baik . Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor dalam model 5M (Man, Material, Method, Machine, dan Money) terhadap pengisian catatan medis elektronik. Metode: Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif bersifat survei analitik dengan desain cross-sectional. Sampel dalam penelitian adalah 37 petugas Puskesmas Ciptomulyo menggunkan teknik  total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi logistik biner. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa faktor  Material, Man dan Machine secara signifikan mempengaruhi pengisian catatan medis. Faktor Material yang paling berpengaruh (p = 0,025; Exp(B) = 17,977) menegaskan pentingnya ketersediaan infrastruktur pendukung dalam penerapan rekam medis elektronik. Pembahasan: Dapat disimpulkan bahwa penguatan aspek Material menjadi prioritas utama dalam meningkatkan kelengkapan pengisian catatan medis elektronik di Puskesmas Ciptomulyo. Disarankan membentuk tim (IT) internal atau memastikan ketersediaan layanan teknis yang responsif, mengadakan pelatihan yang lebih interaktif secara tatap muka, melakukan monitoring pemeliharaan berkala serta melakukan penambahan dan peningkatan spesifikasi perangkat keras.

References

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat,” Jakarta, Indonesia, 1335, 2019. [Online]. Available: https://peraturan.bpk.go.id/Details/138635/permenkes-no-43-tahun-2019

H. Susilowati, T. Hargyatni, and J. Jaelani, “Kolaborasi Dunia Pendidikan dan Dunia Usaha Dalam Mengembangkan Produk UMKM,” Community J. Pengabdi. Pada Masy., vol. 2, no. 2, pp. 1–8, 2022.

R. Oashttamadea, “Sosialisasi Optimalisasi Kemampuan Kodifikasi Koder Dalam Implementasi Rekam Medis Elektronik di RSIA CICIK Padang Abstrak,” J. Pengabdi. Kpd. Masy. Iris, vol. 4, no. 2, pp. 1–6, 2024, doi: 10.61723/jpkmi.v4i2.137.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 Tentang Rekam Medis,” Jakarta, 2022. [Online]. Available: https://peraturan.bpk.go.id/Details/245544/permenkes-no-24-tahun-2022

W. Nurasifa, “Tinjauan Penerapan RME Dalam Sistem Informasi E-Puskesmas Pada Pelayanan Rawat Jalan di Puskesmas Bantar Tahun 2024,” Politeknik Kesehatan Tasikmalaya, 2024.

Syahpikal Sahana, Budi Justitia, Yopy iskandar, and Vip Paramarta, “Identifikasi Ketidaklengkapan Dokumen Rekam Medis Rawat Inap Di RS Tentara Tk. III dr. Reksowidiryo Padang,” J. Med. Nusant., vol. 2, no. 1, pp. 193–200, 2024, doi: 10.59680/medika.v2i1.918.

R. A. Gumilar and L. Herfiyanti, “Analisis Kelengkapan Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Bina Sehat Bandung,” J. Ilm. Indones., vol. 1, no. 9, pp. 1192–1199, 2021, doi: 10.36418/cerdika.v1i9.163.

N. Nurhaidah, T. Harijanto, and T. Djauhari, “Faktor-Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang,” J. Kedokt. Brawijaya, vol. 29, no. 3, pp. 258–264, 2016, doi: 10.21776/ub.jkb.2016.029.03.

Z. E. Pramudita and Liza Putri, “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kelengkapan Dokumen Rekam Medis Rawat Inap Kasus Section Cesarean Di Rumah Sakit Jasmine Batam,” Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti, 2023.

A. Anggraeni and I. Herlina, “Analisis Kelengkapan Pengisian Dokumen Rekam Medis Rawat Inap di UPT RSUD Cikalong Wetan,” J. Bid. Ilmu Kesehat., vol. 12, no. 1, pp. 48–54, 2022, doi: 10.52643/jbik.v12i1.1580.

L. Masyfufah, N. Listiawan, N. E. Yulianita, and T. Wahyuni, “Kelengkapan Pengisian Rekam Medis Elektronik Pasien di Poli Umum Puskesmas Surabaya Timur,” J. Ilm. Perekam dan Inf. Kesehat. Imelda, vol. 9, no. 2, pp. 177–188, 2024, doi: 10.52943/jipiki.v9i2.1689.

M. P. Suherman, A. Ali, L. Masyfufah, and Y. D. Yusnita, “Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Rekam Medis Elektronik Pasien Rawat Jalan Di Rsud Bhakti Dharma Husada Surabaya,” STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo Surabaya, 2023.

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R dan D, 4th ed. Bandung: Alfabeta, 2022.

F. A. Yanti and S. Hamzah, Statistik Parametrik (Untuk Penelitian Pendidikan Dilengkapi Praktik), 1st ed. Yogyakarta: Deepublish Digital, 2024.

E. A. Sofia, “Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Rekam Medis Rawat Inap Di Rumah Sakit Daerah Dr. Soebandi Jember,” Politeknik Negeri Jember, 2024.

L. D. A. Syafanny, M. Y. Setiawan, A. A. Saadah, and N. Purnami, “Faktor Pendukung Dan Penghambat Penggunaan Rekam Medis Elektronik (RME) Di Instalasi Rekam Medis Rumah Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang,” Yayasan RS. Dr. Soetomo Surabaya, 2024.

E. D. Apriliani, “Perancangan dan Pembuatan Sistem Informasi Peminjaman dan Pengembalian Rekam Medis Berbasis SMS Gateway di Puskesmas Ambulu,” Universitas Politenik Negeri Jember, 2020.

Downloads

Published

2026-01-14

Citation Check