Literatur Review: Analisis Kebutuhan SDM Pendaftaran Rekam Medis Metode WISN dan Waktu Tunggu Pasien

Authors

  • Gede Sugiarta Manajemen Informasi Kesehatan, Politeknik Indonusa Surakarta , Indonesia
  • Sinta Novratilova Manajemen Informasi Kesehatan, Politeknik Indonusa Surakarta , Indonesia
  • Elsya Putika Sari Manajemen Informasi Kesehatan, Politeknik Indonusa Surakarta , Indonesia
  • Harun Galuh Nurcahyo Manajemen Informasi Kesehatan, Politeknik Indonusa Surakarta , Indonesia
  • Eka Novia Putri Wulandari Manajemen Informasi Kesehatan, Politeknik Indonusa Surakarta , Indonesia
  • Faradya Asnia Ramadhani Manajemen Informasi Kesehatan, Politeknik Indonusa Surakarta , Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36916/j-mika.v1i2.510

Keywords:

WISN, Kebutuhan SDM, Pendaftaran rekam medis, Waktu tunggu pasien, Keselamatan pasien

Abstract

Unit pendaftaran rekam medis merupakan pintu utama pelayanan yang sering menjadi sumber antrian panjang dan waktu tunggu pasien berlebih, yang berdampak pada keselamatan pasien dan mutu layanan. Kesenjangan antara penelitian yang ada dengan kondisi lapangan terletak pada belum spesifiknya analisis kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di unit pendaftaran menggunakan metode WISN (Workload Indicators of Staffing Need). Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan SDM pendaftaran rekam medis dengan metode WISN untuk optimalisasi waktu tunggu pasien. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap 10 artikel relevan dari database Google Scholar dalam lima tahun terakhir (2021–2026). Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar fasilitas kesehatan belum menghitung kebutuhan SDM secara spesifik di unit pendaftaran. Sementara itu, penerapan WISN di unit lain (filling, farmasi, admisi) mengungkap kekurangan tenaga antara 1 hingga 25 orang. Terdapat hubungan langsung antara rasio petugas terhadap pasien dengan waktu tunggu; kekurangan 1–2 petugas untuk 150–200 pasien per hari dapat melampaui standar waktu tunggu 15 menit serta meningkatkan risiko kesalahan identifikasi pasien. Simpulan penelitian ini menegaskan urgensi analisis WISN yang terfokus pada unit pendaftaran, terintegrasi dengan pengukuran waktu tunggu dan kejadian keselamatan pasien sebagai dasar peningkatan mutu layanan front-line.

References

E. Tuzzakiyah, R. C. Kartika, D. P. Ayu, and D. Fitriyah, “Analisis Kebutuhan Tenaga Rekam Medis dengan Metode Workload Indicator Staffing Need ( WISN ),” vol. 1, no. 2, pp. 73–79, 2022.

V. No, J. Hal, T. T. Agustini, S. Muharni, and Y. M. Dwiputri, “Analisis Kebutuhan Tenaga Kerja Berdasarkan Metode Workload Indicators Staffing Need ( Wisn ) Di Depo Farmasi Rawat Jalan RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau,” vol. 2, no. 1, pp. 110–115, 2023.

D. Publisher and O. Access, “Original Article *) Gambaran Prosedur Identifikasi Berkas Pasien BPJS Kesehatan Di Tempat Pendaftaran Rawat Jalan,” vol. 02, no. 07, pp. 735–740, 2023.

R. D. Asti et al., “Inovasi Manajemen Organisasi Kesehatan dalam Meningkatkan Mutu Layanan di Era Digital beberapa tahap , mulai dari penentuan kebutuhan dan peluang inovasi , pengaturan proses,” 2025.

M. Metode, W. Indicator, and L. Pekanbaru, “Analisis Kebutuhan Tenaga Rekam Medis Menggunakan Metode Workload Indicator Staff Needs ( WISN ) di Unit Rekam Medis Puskesmas Analysis of the Need for Medical Records Personnel Using the Workload Indicator Staff Needs ( WISN ) Method in the Medical Records Unit of Langsat Health,” vol. 10, no. November 2024, pp. 546–554, 2025.

D. Nasrulloh, W. K. Tersedia, B. Kerja, and S. Kelonggaran, “metode workloadindicator staff need (wisn)SN ),” vol. 14, no. 2, pp. 110–119.

N. Novannisa, B. Hidayat, and Z. Lavinia, “evaluasi metode pengukuran beban kerja (wisn) di fasilitas pelayanan kesehatan : systematic z,” vol. 8, pp. 4441–4447, 2024.

F. Maisarah, “Analisis Beban Kerja Petugas Rekam Medis Berdasarkan Metode Workload Indicator Staff Need ( WISN ) Di Puskesmas Dempo Palembang Tahun 2021,” vol. 2, no. November 2023, 2024.

N. Adi, S. Pradista, S. Novratilova, and W. W. Widiyanto, “Analisis Kebutuhan Tenaga Kerja Pendaftaran Berdasarkan Metode WISN di Rumah Sakit Umum Assalam Gemolong,” vol. 03, no. 01, pp. 1–7, 2024.

N. F. Istiqamah and K. Kunci, “Implementasi UU Nomor 44 Tahun 2009 dan Implikasinya pada Sistem Manajemen Rumah Sakit : Review Sistematis,” vol. 8, no. 2, pp. 124–130, 2025.

P. Hari and A. Sedunia, “DOI: http://dx.doi.org/10.33846/sf13nk417 Faktor Penyebab Terjadinya Duplikasi Penomoran Rekam Medis di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Feby Erawantini,” vol. 13, no. 12, pp. 100–106, 2022.

R. Fadila, “Determinan Pencapaian Indikator Kapitasi Berbasis Kinerja pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama : Tinjauan Sistematik Determinants of Achievement Indicators Capitation Based Performance in First Level Healthcare : A Systematic Review,” vol. 8, no. 3, pp. 408–417, 2022.

A. F. Filani, M. C. Roziqin, F. Erawantini, J. Kesehatan, and P. N. Jember, “J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KERJA RM BAGIAN FILLING J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan,” vol. 2, no. 1, pp. 125–133, 2020.

S. L. Review, “Facilities : Systematic Literature Review Kajian Metode Workload Indicator Staffing Need Di Fasilitas Kesehatan : Systematic Literature Review Abstrak,” vol. 10, no. 1, 2025.

D. Publisher and O. Access, “Original Article *) Gambaran Administrasi Pelayanan Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Umum Jakarta Tahun 2021,” vol. 02, no. 05, pp. 664–671, 2023.

Downloads

Published

2026-07-07

Citation Check