Literature Review : Analisis Ketidaklengkapan Rekam Medis Elektronik Menggunakan Metode 5M di Rumah Sakit
DOI:
https://doi.org/10.36916/j-mika.v1i2.543Keywords:
rekam medis elektronik, resume medis, ketidaklengkapan, rumah sakit, rawat jalan, metode 5M.Abstract
Rekam medis berfungsi sebagai sumber informasi klinis, administratif, hukum, dan finansial, serta menjadi komponen penting dalam pelayanan kesehatan. Namun, pengelolaan rekam medis di rumah sakit masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti ketidaktepatan kode diagnosis, ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medis, dan lamanya waktu pengembalian berkas rekam medis. Permasalahan tersebut dapat berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan, proses klaim INA-CBG, dan efektivitas pengelolaan data pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab ketidaktepatan kode diagnosis dan ketidaklengkapan rekam medis menggunakan pendekatan 5M, yaitu Man, Method, Machine, Material, dan Money. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menganalisis artikel ilmiah nasional yang diperoleh melalui database elektronik. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga diperoleh lima jurnal utama yang relevan dengan topik penelitian. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi faktor yang berkontribusi terhadap permasalahan rekam medis. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor manusia dan penerapan standar operasional prosedur yang belum optimal menjadi penyebab utama ketidaktepatan kode diagnosis dan ketidaklengkapan rekam medis. Beban kerja yang tinggi, kurangnya pemahaman petugas terhadap ICD-10, minimnya pelatihan coding, serta penerapan rekam medis elektronik yang belum optimal juga memengaruhi kualitas pengelolaan rekam medis di rumah sakit. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan, penguatan standar operasional prosedur, dan optimalisasi sistem rekam medis elektronik untuk meningkatkan kualitas rekam medis.
References
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “‘Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis,’ Jakarta,” pp. 1–20, 2022.
R. Medis, T. Lembaran, N. Republik, T. Lembaran, T. Lembaran, and N. Republik, “BERITA NEGARA,” no. 829, pp. 1–19, 2022.
A. A. Santoso, W. W. Widiyanto, and M. Habibi, “Analisis Kelengkapan Formulir Resume Medis Pasien Rawat Inap Terhadap Kasus Gastroenteritis Triwulan III Di Rumah Sakit Asy Syifa Sambi Boyolali Tahun 2022,” J. Heal. Inf. Manag. Indones., vol. 2, no. 2 SE-Articles, pp. 24–32, Dec. 2023, [Online]. Available: https://www.jhimi.poltekindonusa.ac.id/jurnal_jhimi/index.php/MIK/article/view/150
A. Haqqi, N. N. Aini, and A. P. Wicaksono, “Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Berkas Rekam Medis Rawat Inap di RS Universitas Airlangga,” J-REMI J. Rekam Med. dan Inf. Kesehat., vol. 1, no. 4 SE-, pp. 492–501, Oct. 2020, doi: 10.25047/j-remi.v1i4.2158.
M. S. Yulianti and H. Urrahmah, “Analisis Kelengkapan Resume Medis dan Akurasi Koding Terhadap Ketepatan Klaim BPJS Di RSUD Provinsi NTB Tahun 2024,” vol. 4, no. 1, 2025.
M. I. M. Ignassia, “‘Analisis Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis di Unit Rekam Medis Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad Provinsi Riau,’” Skripsi, Univ. Awal Bros, 2025., 2025.
and R. D. P. N. R. Jayawinata, S. E. Utami, “TINJAUAN PELAKSANAAN KODEFIKASI DIAGNOSIS PENYEBAB DASAR,” vol. 9831, 2020.
A. P. W. Abdul Haqqi, Novita Nur Aini, “ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PENGEMBALIAN BERKAS REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RS UNIVERSITAS AIRLANGGA,” vol. 1, no. 4, pp. 492–501, 2020.
and S. J. S. A. K. Putri, I. Nurmawati, M. W. Santi, “Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis Pasien Rawat Inap Angga Kristiana Putri,” J. Penelit. Kesehat. Suara Forikes, vol. 13, pp. 894–901, 2022.
Suroso, R. T. S. Haryati, Mustikasari, and Enie Novieastari, “PELAYANAN KEPERAWATAN PRIMA BERBASIS BUDAYA BERPENGARUH TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT,” Keperawatan Indones., vol. 18, no. 1, pp. 38–44, 2015.
G. E. J. S. Jihan Ghina Mumtaza, Atma Deharja, Dony Setiawan Hendyca Putra, “Evaluasi Tingkat Ketidaklengkapan Pengisian Rekam Medis Rawat Jalan dan Faktor Penyebab di Puskesmas Bangil,” no. 1, pp. 14–31, 2023.
N. Y. Azhar Muttaqin, Lily Widjaja, Laela Indawati, “Tinjauan Lama Waktu Tunggu Penyediaan Rekam Medis Pasien Rawat Jalan Berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Di RSAL dr. Mintohardjo,” vol. 06, no. November, pp. 57–66, 2023.
I. G. Agus, H. Suriawan, N. Luh, P. Devhy, and M. W. Aditya, “Gambaran Penerapan Dan Kelengkapan Pengisian Rekam Medis Elektronik Rawat jalan Di Rumah Sakit TK . II,” J. Ilm. Perekam dan Inf. Kesehat. Imelda, vol. 10, no. 1, pp. 1–9, 2025.
and Y. N. A. M. D. Serafina, D. Romodhon, A. O. Hakim, “‘Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Berkas Rekam Medis Rawat Jalan Menggunakan Metode 5M di RS Paru Dr. H.A. Rotinsulu Bandung,’” J. Manaj. dan Adm. Rumah Sakit Indones., vol. 9, no. 1, pp. 1–6, 2025.
A. Jayanti, D. Y. Waskito, and S. Sugiarsi, “Analisis Kelengkapan Rekam Medis Dengan Kelayakan Klaim BPJS Pasien Rawat Inap,” vol. 6, no. 4, pp. 257–264, 2025, doi: 10.25047/j-remi.v6i4.6198.
F. Wardhina and N. Rahmadiliyani, “Faktor penyebab keterlambatan waktu pengembalian berkas rekam medis pasien rawat inap,” vol. 3, no. 3, pp. 214–222, 2022.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Yonathan Aldy Nugraha, Sinta Novratilova, Silviana Anggraini Sholikhah, Zahrotun Nafi'ah, Cornelia Mahareni Sifha Margarena, Muhammad Bagus Syahroni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


