PENENTUAN KADAR RETINOID DAN VALIDASI METODE SPEKTROFOTOMETRI UV VIS DERIVATIF PADA KOSMETIKA
DOI:
https://doi.org/10.36916/jop(journalofpharmaciest).v1i01.481Kata Kunci:
Spektrofotometri UV-VIS, derivatif, karotenoid, krimAbstrak
Kosmetika di Indonesia saat ini penggunaannya sangat meningkat. Kosmetika yang banyak diminati, salah satunya adalah krim. Bahan aktif yang saat ini banyak digunakan dalam kosmetika adalah karotenoid karena karotenoid memiliki fungsi untuk mengobati jerawat, membantu produksi kolagen dan juga dapat memutihkan kulit. Penggunaan karotenoid di atas 0.05% dapat menimbulkan efek samping. Pada penelitian kali ini dilakukan pengembangan dan validasi metode spektrofotometri UV-Vis metode derivatif untuk analisis karotenoid dalam krim. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Pada penelitian ini dilakukan penentuan serapan derivatif pada masing-masing senyawa. Spektrum derivatif merupakan plot dA/dλ terhadap λ Untuk membuktikan kevalidan metode, maka digunakan parameter selektivitas, linearitas, presisi, dan akurasi. Setelah metode dinyatakan valid, maka dilakukan penetapan kadar karotenoid dalam krim. Hasil penelitian didapatkan panjang gelombang derivatif di 315 nm, nilai kemiripan pada selektivitas yaitu 0.908. Kemudian nilai koefisien korelasi (r) yang diperoleh yaitu 0.998, batas deteksi yaitu 0.972 ppm sedangkan batas kuantifikasi yaitu 2.916 ppm, penyimpangan pada presisi sebesar 2.435%, dan akurasi sebesar 96.472%. Dari empat sampel yang dianalisis, satu sampel mengandung karotenoid dengan kadar 0.043%
Kata kunci : Derivatif, karotenoid, krim, spektrofotometri uv-vis.
Referensi
Badan Pengawas Obat dan Makanan. Artikel Waspadai Asam Retinoat Dalam Kosmetik. 2008.
AOAC Internasional. Guideline for Dietary Supplements and Botanical (Appendix K): AOAC Official Method Analysis; 2012.
DepKes, R. Farmakope Indonesia (5Th Ed): Jakarta; 2014.
Ermer, J. Method Validation in Pharmaceutical Analysis: Wiley-VCH Verlag GmbH & Co. KGaA, Germany; 2015.
Fauzia, D. Aspek Farmakologi Retinoid pada Kosmeseutikal. Jurnal Kesehatan Melayu.2011;1(1):35.doi:10.26891/jkm.v1i1.24.35-40.
Huber, L. Validation and Qualification in Analytical Laboratories 2nd edition: Informa Healthcare USA, New York; 2007.
Korichi, R., & Tranchant, J. F. Decorative products Handbook of Cosmetic Science and Technology, Third Edition: Informa Healthcare USA, New York; 2009.
Nursidika, P., Sugihartina, G., & Fransiska, I. (2018). Asam retinoat dalam krim pemutih yang dijual secara online. Prosiding Pertemuan Ilmiah Nasional Penelitian & Pengabdian Masyarakat (PINLITAMAS 1). 2018; 1(1):622–627.
Putri, A. Perkembangan Penggunaan Produk Kosmetik Di Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 2017;21(2):59–64. doi:10.24123/jeb.v21i2.1637.
Siti Suhartini, Fatimawali, G. C. (2013). Analisis asam retinoat pada kosmetik krim pemutih yang beredar di pasaran kota Manado. Jurnal Ilmiah Farmasi. 2013; 2(01):2.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ika Nuraini, Yulinda Pristi Dwi Hapysari

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.







