THE USE OF TELE-MEDICINE IN TREATING TYPE 1 DIABETES MELLITUS DURING THE COVID-19 PANDEMIC: A SYSTEMATIC REVIEW

Main Article Content

Ulfah Nurrahmani

Abstract

Pendahuluan – Wabah Covid-19 telah menyebar ke hampir setiap negara dan menyebabkan pandemi. Diabetes melitus merupakan salah satu komorbid yang dikaitkan dengan peningkatan kematian akibat Covid-19. Penanganan diabetes melitus selama pandemi menuntut pendekatan penanganan yang adaptif terhadap kondisi lockdown dan pandemi. Telemedicine dapat menjadi alternatif pemberian layanan perawatan kesehatan secara virtual untuk pertukaran informasi yang valid meliputi diagnosis, pengobatan  dan pencegahan penyakit dan cedera, penelitian serta evaluasi.


Tujuan – Mengetahui gambaran penggunaan telemedicine pada penangaan diabetes melitus selama pandemi covid-19 berdasarkan pada sumber literatur jurnal penelitian ilmiah terkait.


Metode– Penelitian dilakukan dengan pencarian terhadap hasil penelitian berbahasa Inggris yang dipublikasikan tahun 2020-2021 dari database seperti PubMed, google scholar, dan sciencedirect dengan menggunakan kata kunci “telemedicine” or “telehealth”, and “diabetic” and “covid19”. Hasil penelusuran didapat 374 artikel dan dipilih sembilan artikel yang memenuhi analisis PICO untuk dilakukan  review. Jenis penelitian artikel terpilih yaitu cross sectional dan studi kasus.


Hasil – Dari sembilan artikel yang direview, telemedicine dilakukan melalui konsultasi via telpon terstruktur, teks pesan, aplikasi media sosial, dan video konferensi daring yang terjadwal. Kontrol glukosa dilakukan menggunakan glukometer digital secara kontinyu maupun insidental yang diintegrasikan dengan konsultasi tenaga kesehatan profesional melalui telemedicine. Responden penderita diabetes melitus tipe 1 dan keluarga menyatakan mendapatkan  manfaat secara positif dalam upaya kontrol glukosa, penurunan HbA1C, asupan cairan dan karbohidrat, pencegahan dan penanganan ketoasidosis diabetikum (KAD) serta pencegahan hospitalisasi selama pandemi dan lockdown.


KesimpulanTelemedicine secara positif dapat diintegrasikan dalam penanganan diabetes melitus yang efektif selama pandemi covid-19. Tenaga kesehatan profesional dapat menggunakan telemedicine sebagai alternatif pemberian pelayanan secara vitual dalam penanganan diabetes melitus.


 

Article Details

Section
Articles